Teka-Teki Kapur Tulis

Tralaaaa…Tadaima.”Sapa Hana pada Popi yang siang itu menyiram bunga. Ia baru pulang dari sekolah.

“Okaeri Nasai.”Jawab Popi, seraya tersenyum. Ia menghentikan aktivitasnya. “Belajar apa hari ini?”

“Berhitung, kak.”

“Oiya? Berhitung apa?”

“Bu Bay meminta kami menghitung jumlah kapur tulis. Pada kotak pertama yang berukuran 5×4 cm, terhitung ada 20 kapur tulis. Nah, bu guru kemudian menanyakan, berapa banyak kapur tulis yang bisa dimasukkan pada kotak kedua yang berukuran 15×8 cm.”

“Pertanyaan yang menarik,”ucap Popi , sembari memberi isyarat agar Hana masuk ke dalam rumah. Mereka kemudian  menuju meja makan. “Mudah sekali, bukan?! Hana khan jago kalau soal berhitung.”

Hana tersenyum. Terbesit dalam pikirannya untuk memberikan teka-teki itu. “Kak Popi tahu nggak jawabannya?”

“Sebentar,”Popi membetulkan letak duduknya. “Dalam kotak 5×4, isi kapurnya 20 biji. Kalau 15×8…”

Setelah menuangkan air dari teko dan meneguknya, Hana kemudian mengambil nasi dan lauk. “Setelah makan, beri saya jawaban, ya Kak?!”

Sepanjang makan siang, Popi memikirkan jawaban teka-teki itu. benarkah ada 120 kapur tulis? Tapi ia masih ragu-ragu.

Dapatkah Anda membantu Popi menyelesaikan teka-teki tersebut?
Ada berapa banyak kapur tulis di kotak kedua?