Teknik Merangkai Cerita (IC-TMC)

Teknik Merangkai Cerita adalah teknik dasar yang wajib dikuasai oleh siapapun yang berniat meningkatkan memori otaknya. Teknik ini berguna untuk menghapalkan nama-nama, atau barang-barang tertentu berdasarkan urutannya.

Dalam tulisan sebelumnya, tentang Imagination Code telah dicontohkan sepintas bagaimana menghapal dengan memakai teknik ini. Kali ini, kita akan membahasnya dengan lebih mendetail bagaimana menerapkan metode ini.

Sebelumnya, perlu diingat bahwa gambaran mental yang kita buat akan bertahan dalam memori jangka panjang, bila gambaran tersebut jelas dan mudah diingat oleh otak. Gambaran yang mendeskripsikan fisik dengan detail, seperti ukuran bentuk dan warna lebih disukai otak. Itulah mengapa kita perlu membuat gambaran mental berdasarkan gambaran fisik terlebih dahulu.

Kata pasak atau kata kunci, merupakan saklar pengingat yang akan dengan mudah dikenali otak. Ketika saklar itu dihidupkan, maka gambaran mental yang sudah kita susun, akan dengan mudah diingat kembali otak kita.

1. Gunakan Kata Benda sebagai Kata Kunci

Pada tahap awal, sangat dianjurkan untuk memilih kata kunci berupa kata benda, agar otak mudah mengingatnya. Hindari penggunaan kata kerja, karena gambaran tersebut kadang-kadang kabur di ‘mata’ otak. Misalnya, kita memilih sebuah gambaran mental berikut : ‘Kita berada di dapur’. Saat kita bermaksud mengakses informasi itu kembali, yang muncul kemungkinan bukan ‘kita berada di dapur’, melainkan ‘kita memasak di dapur’, ‘kita bengong di dapur’, dll.

2. Gunakan kata Kerja sebagai Kata penghubung.

Kata Kerja sangat bagus dipakai untuk  mengaitkan kata-kata kunci yang notabene adalah kata-kata benda, agar terjalin kalimat dan cerita yang logis, runtut, unik dan khas. Sehingga cerita itu akan diingat oleh otak. Apabila informasi itu ingin ditampilkan kembali, kita tinggal ‘memanggil’ kata kuncinya.

Misalkan kita ingin menghapal 20 daftar berikut dengan urut :

Bola, Ular, Api, Pohon, Abu, Angin, Pantai, Rokok, mobil, Anjing, Helm

Belalang, Kepompong, Ilalang, Awan, Selimut, Jam, Pisang, Tanah Abang, Celana.

Seluruh daftar di atas adalah kata benda. Dalam gambaran mental tak sadar, benda-benda tersebut sudah dikenali dengan baik oleh otak kita. Ketika ‘bola’ disebut, otak kita segera memberikan gambaran bahwa yang dimaksud kata tersebut adalah benda bulat. Pengalaman masing-masing individu juga berpengaruh terhadap gambaran ini selanjutnya. Orang yang biasanya bermain bola sepak atau senang menonton sepak bola, cenderung menggambarkan ‘bola’ sebagai bola sepak. Sedangkan orang yang senang menonton tenis, cenderung akan menggambarkannya sebagai ‘bola kecil berwarna hijau’.

Namun demikian, hal tersebut tak masalah, karena ketika gambaran ‘bola sepak’ atau ‘bola tenis’ itu muncul, otak segera memerintahkan bahwa yang sedang ingin kita hapal adalah ‘bola’, tak spesifik bola yang mana.

Kata kedua setelah bola adalah ular. Kita mesti menghubungkan kedua kata tersebut dengan kata kerja.  ‘Bola dimakan ular’, atau ‘bola disepak ular’, dll.

3. Rangkaikan menjadi cerita yang runtun.

Dengan menghubungkan 20 daftar tersebut dengan kata kerja, maka akan terjalin rangkaian cerita berikut : Bola dimakan ular. Ularnya marah, sehingga keluar Api yang membakar pohon. Pohon itu kemudian menjadi abu, yang diterbangkan angin menuju pantai. Pantainya penuh dengan rokok. Rokoknya kemudian dilempar ke dalam mobil, yang berisi anjing. Anjingnya membawa helm yang isinya belalang. Belalang yang ketakutan, berubah menjadi kepompong. Dari kepompong itu keluarlah ilalang, yang terbang menuju awan. Awan yang kedinginan lantas menarik selimut. Selimutnya menyenggol Jam, sehingga jamnya berdering, dan memekik, ‘pisaaaangggg…!’ Pisangnya kemudian bawa ke tanah abang dan dituker dengan celana.

Dengan cara sendiri, anda bisa merangkai 20 kata di atas menjadi cerita. Setelah selesai, coba ulang dalam gambaran mental anda. Ingat kata kunci pertama adalah BOLA. Dan coba tuliskan daftar selanjutnya.

Ada berapa banyak kata yang berhasil ditulis?

Sebagai tes untuk diri anda sendiri, hapalkan secara urut 30 daftar berikut dalam waktu 15 menit.

tembakau, gula, laut, langit, gigi, gunting, Sabuk, komputer, dasi, donat, daster, seruling, kantor, WC, telepon, boneka, sungai, bayam, amerika, batu, sendok, kepala, spidol, telinga, air kran, sepeda motor, tupai, printer, bis, kertas.

Bagaimana hasilnya?