Teknik Memintal Kata

Dalam kehidupan sehari-hari,   kita sering menggunakan humor untuk menyegarkan suasana. Salah satu teknik humor adalah  berupa plesetan kata.

Caranya, mengubah bentuk atau susunan huruf, sehingga menimbulkan makna baru yang artinya sangat berbeda dengan makna semula.

Contoh : mendekap >>> Mendepak.

Pada wanita idaman, mungkin kita bisa mengirim sms : sayang, biarkan aku mendekapmu. Dan pada istri tercinta : Sayang, biarkan aku mendepakmu. (just Joke,…)

Selain mengubah susunan huruf, kadang-kadang kata-kata tertentu diplesetkan menjadi kata baru, yang secara fonetis terdengar mirip bunyinya.

Misalkan : “Kaulah segalanya” >>> “Kaulah Srigalanya”

Nah, mirip dengan humor di atas, kita akan menggunakan teknik memintal kata,  untuk memplesetkan kata-kata yang asing (dunia lain), menjadi kata-kata Familiar (dunia kita), yang bisa dicerna oleh otak, dan disimpannya dalam memori jangka panjang. pemakaian teknik ini sangat efektif untuk mempelajari bahasa baru, yang sangat asing di telinga. Metode ini, sangat disarankan untuk meningkatkan daya ingat memori super.

Teknik Plesetan Kata (TPK)

Untuk menerapkan TPK, daya kreativitas diperlukan untuk merangkai antara kata-kata asing, dengan kata-kata umum yang sudah dimengerti oleh otak kita. Karena itu, marilah kita sering  membaca kamus bahasa Indonesia dan  mempelajari arti/maknanya.

Sebagai latihan,  Mari mencoba memplesetkan/ merangkaikan kata asing berikut dengan kata yang sudah kita kenal.

1. Baca kata asingnya dulu.

2. Kaitkan kata-kata asing di atas, dengan kata familiar yang sudah kita kenal (boleh diplesetkan).

Misalnya : Boos >> Bos. Daze >> Dasi, Desi. Malo >> Malu. Lago >> Lagu, atau Logo. Tummy >> Cumi. Pret >> Prittt..!!! Sourire >>> Sore Hari.

3. Hubungkan kata yang telah diubah, dan kaitkan dengan makna asli kata tersebut.

Berikut makna asli kata-kata tersebut :

Misalnya, Daze : Tidak sadar. Jadi, Daze>>>Dasi atau Desi >>>Tidak Sadar.

Bisa dikaitkan sebagai : Dasi membuat orang tidak sadar diri. Atau, bisa juga : Desi sedang tidak sadar.

Contoh lain : Boos >>> Bos >>> Marah.

Bos kerjaannya Marah

Jadi, ketika kita ingat dasi atau Desi, kita ingat awal katanya (Daze) yang berarti tidak sadar. Ingat Bos, kita ingat orang yang kerjaannya marah melulu. Sehingga kita ingat bahwa Boos (bahasa Belanda), berarti Marah.

4. Bayangkan kembali kata-kata diatas dalam gambaran mental.

Jika diperkuat dengan metode repetisi 24-7-1-6, kata-kata di atas akan bertahan dalam memori jangka panjang, yang akan bertahan seumur hidup.

B. Teknik Ekstraksi Kata (TEK)

Teknik Ekstraksi Kata (TEK) mirip dengan Akronim, yakni memperluas sebuah kata, menjadi beberapa kata. Perluasannya biasanya berdasarkan atas masing-masing suku kata atau masing-masing hurufnya.

Misalnya : mayjen >>> Mayor jenderal, SOS (Save Our Soul), Beriman : Bersih, indah dan nyaman, dll.

Di dalam Teknik Ekstraksi, kita bebas berkreasi berdasarkan kreativitas kita masing-masing. Semakin lucu, unik, khas, akan semakin bagus. Karena otak akan ‘senang’ mengingatnya.

Contoh Ekstraksi kata lucu, unik, dan khas :

Tuti >>> ( Tukang Tidur), Tukang Tipu, Tumit Tinggi

Gunawan >>> Gundul Menawan

BT >>> Birahi Tinggi

Benci >>> bener2 Cinta, bener2 Ciamik

Cinta >>> Cincin Permata, Cina Tambun

TEK digunakan untuk memperluas kata yang susah ditemukan padanannya, jika menggunakan metode TPK.

Misalnya kata Spanyol, agak susah jika kita plesetkan kata ini menjadi kata lain yang mirip, spa(?), banyol (?), atau kata lainnya. lebih bagus jika masing-masing suku katanya diekstrak (dikembangkan menjadi kata baru). Misalnya, Spa:Sparuh, Nyol : Nyolong atau Banyol. Jadi spanyol = Sparuh nyolong, atau separuh banyol.

Dalam prakteknya, Metode TPK dan TEK bisa dipadukan untuk menghapal kata-kata tertentu yang susah dihapal dengan metode konvensional. Seperti menghapal nama negara dan ibukotanya, menghapal nama-nama planet beserta nama-nama bulan yang mengelilinginya, menghapal nama-nama galaksi, menghapal nama-nama ilmiah, kata-kata asing, dan sebagainya.

Contohnya :

Ibukota Spanyol adalah Madrid

Spanyol >>> Sparuh Nyolong. Madrid >> Madrasah Ibtidaiyah (MI). kata-kata tersebut kemudian kita rangkaikan menjadi : Separuh nyolong di Madrasah Ibtidaiyah(MI).

Ibukota Irak adalah Baghdad

Irak >>> Irex, Arak. Baghdad >>> Badak. Ingat ingek, ingat tenaga badak. Atau, Habis minum arak, tenaga seperti badak.