Hang tahu adalah salah satu putra melayu. Kegemarannya berjemur di pantai saban siang membuat kulitnya yang coklat menjadi agak kehitaman. Pada masa kecilnya, pada salah satu pelajaran di sekolah, saat terjadi gonjang ganjing tentang planet Pluto, guru mengatakan bahwa planet tersebut telah ‘dikeluarkan’ dari keanggotaan sistem tata surya yang berisi Matahari, merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus dan Uranus dan Neptunus.

Guru lantas bertanya, ‘ada yang tahu kenapa?’

‘Tentu saja…,’ kata Hang Tahu. ‘Pluto kebanyakan main sama Micky Mouse’

Guru dan murid-murid lain : ?       

      Guru kemudian menerangkan lebih jauh tentang matahari dan bulan. Matahari bisa disebut bintang karena mampu mengeluarkan cahaya sendiri, sedangkan bulan tidak.

Guru : Ada yang tahu perbedaan yang lain ?        

 Seorang murid lalu menjawab : Matahari terlihat waktu siang, kalau bulan di waktu malam.

Guru : Bagus. Apa perbedaan lainnya ?

 Sepi, tidak ada yang menjawab.

Guru : Kamu, hang. Tahu tidak jawabannya?

Hang tahu yang gelagapan sekenanya membuka suara:’Ya-iyalah! Jelas beda..’

Guru (penasaran) : Bedanya apa?

Hang tahu : di Matahari ada diskon, kalau di Bulan tidak ada.

Guru dan murid-murid lain : ??      

       Saat bel istirahat hampir berbunyi, guru bermaksud mengakhiri pelajarannya. Tiba-tiba Hang Tahu mengangkat tangannya.

Guru (agak kesal) : Ada apa ?

Hang Tahu : Boleh tanya, Bu?

Guru : Boleh saja, mau tanya apa?

Hang Tahu : Kenapa Matahari dalam tata surya kok cuma satu, bukannya dua?

Bu guru yang tidak menduga datangnya pertanyaan semacam ini kelabakan menjawab.

Ia pun melempar ‘bola’ itu ke murid-murid lain sembari berusaha berpikir tuk menjawabnya.

Guru : Ada yang tahu jawabannya?

Sepi. Tidak ada yang menyahut.      

Guru melihat Hang Tahu lagi. Anak bengal ini kalau bertanya aneh-aneh saja. Tiba-tiba ia mendapat inspirasi.

Hang Tahu : jadi apa jawabannya, Bu?

Guru (senyum) : gampang saja. Matahari cuma satu saja kulitmu sudah hitam, apalagi kalau dua…

Murid-murid lain : ha ha ha ha…rasain.

Iklan